SEO Dua Bahasa dan Hreflang

DN

Dyaksa Naya

14 September 2026

4 min read
#seo

Kenapa Website Dua Bahasa Butuh Hreflang

Hreflang adalah tag yang memberi tahu Google versi bahasa atau wilayah mana dari sebuah halaman yang perlu ditampilkan ke pengguna tertentu. Ini berbeda dari sekadar menerjemahkan konten, karena hreflang bekerja di level teknis untuk mengarahkan pengguna ke URL yang tepat, bukan mengubah isi halaman itu sendiri.

Tanpa hreflang, Google bisa menampilkan versi bahasa yang salah kepada pengunjung, atau memperlakukan dua versi bahasa dari halaman yang sama sebagai konten duplikat karena strukturnya sering mirip satu sama lain. Situs sekolah internasional atau hotel yang melayani tamu domestik dan asing termasuk yang paling sering menghadapi masalah ini, dan pemeriksaannya bisa masuk ke checklist technical SEO rutin.

Cara Memasang Hreflang dengan Benar

Hreflang wajib dipasang timbal balik, artinya setiap halaman dalam satu kelompok bahasa harus saling menunjuk satu sama lain, dan kode yang dipakai mengikuti standar ISO untuk bahasa serta wilayah. Kode bahasa dua huruf seperti “id” atau “en” bisa ditambah kode negara seperti “en-US” kalau kontennya memang berbeda per wilayah, bukan cuma per bahasa.

Google memperlakukan hreflang sebagai petunjuk, bukan perintah mutlak, jadi implementasi yang salah tidak selalu memicu peringatan error yang jelas di Search Console. Kalau satu halaman dalam kelompok itu lupa menunjuk balik ke halaman lainnya, seluruh anotasi kelompok itu bisa diabaikan Google secara diam-diam, tanpa pemberitahuan apa pun.

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi

Dua kesalahan paling sering pada implementasi hreflang adalah tag yang tidak timbal balik dan konflik dengan canonical tag yang menunjuk ke versi bahasa lain. Kalau versi Bahasa Indonesia punya canonical yang mengarah ke versi bahasa Inggris, hreflang di halaman itu jadi tidak berguna karena Google akan mengikuti canonical, bukan hreflang.

Setiap versi bahasa idealnya punya canonical yang menunjuk ke dirinya sendiri, bukan ke versi bahasa lain. Masalah serupa, konten yang terlihat duplikat karena kesalahan teknis, juga muncul pada duplikasi URL dari filter toko online, meski penyebabnya berbeda. Setelah dipasang, validasi lewat laporan indeksasi Google Search Console tetap perlu dilakukan secara berkala, karena kesalahan kecil di kode ISO bisa lolos tanpa terdeteksi untuk waktu yang lama.

Topik lain seputar fondasi technical SEO, termasuk cara kerja canonical secara lebih luas, ada di panduan technical SEO.

Bagikan Artikel

Butuh Bantuan SEO untuk Bisnis di Jogja?

Kami bantu bisnis di Yogyakarta muncul di halaman satu Google — dari audit teknis, optimasi Google Business Profile, sampai strategi konten lokal.